Ku tersadar hari ini
Aku bangun dan tak dapat berkata-kata
Apa yang kurasakan tak seharusnya terus menyiksaku
Aku ingin sekali terus mengingatmu dan menyimpanmu dalam hatiku
Tapi aku merasa perlahan kau menghilang saat ku kenang
Salahkah aku menyayangimu, berdosakah bila aku mencintaimu
Kutersadar dan terus memikirkan, apa yang terbaik yang bisa kulakukan
Perasaanku meminta haknya, hak untuk disadari
Sedangkan dimensi ruang dan waktu
Seakan bekerjasama menutup setiap celah yang dapat mempertemukan kau dan aku
Setiap saat kulalui berharap dapat menemukan dirimu yang pernah menghilang di balik hujan
Sementara cinta yang lain terus meminta jawaban
Akankah aku melupakanmu disaat penantian terasa belum selesai
Masih terlalu jauh untuk berhenti
Tapi sudah terlalu lama untuk diteruskan
Aku takut saat aku baru saja berpaling
Kau tiba-tiba datang meminta janjiku padamu
Janji untuk tetap setia dalam penantian panjangku
Aku tak tahu apa yang harus kukatakan
Saat aku baru saja mencoba menerima cinta yang baru
Sedangkan kau tiba-tiba merengkuhku untuk tetap dalam penantian panjangku
Ku takut ini terlalu cepat untuk diakhiri
Namun aku sudah terlalu lelah untuk terus bertahan
Di ujung sana kulihat bumi dan langit sudah terlalu tua untuk menampung semua pertanyaanku yang tak akan pernah mendapat jawaban
Aku hanya butuh setitik keberanian untuk sekali lagi menatap pada ujung penantian
Tapi, siapakah yang bisa memberikan keberanian?
Sementara ketakutan semakin menguasai hari-hari yang terlupa
Kenanganku akan dirimu satu persatu menguap, menghilang, terhempas, tersembunyi
Hingga yang tersisa hanya bayang wajahmu dalam memoriku
Dan saat ku bangun dan tersadar hari ini, aku bertanya
Siapakah dirimu?
hei ka..
BalasHapuswaw... keren blog-nya... isinya puisi semua tho?
keep blogging :)
makasih ya,
BalasHapuskamu juga semangat ngeblognya