Senin, 02 Juni 2008

Sebenarnya Kau Dimana

Jika banyak senyum merekah

Mungkinkah disana ada kebahagiaan yang tersimpan

Jika suara tangis menggaung

Mungkinkah disana ada kesedihan yang amat sangat

Jika keberadaan begitu penting

Mungkinkah perasaan masih berarti

Jika cinta mesti memiliki

Mungkinkah cinta telah berubah menjadi ambisi

Mimpi-mimpi yang pernah dilukiskan di atas butir-butir kepahitan

Harapan yang tumbuh diantara keresahan dunia

Mungkinkah hati menjadi lebih kuat untuk menerima setiap jengkal takdir yang telah terikat erat bersamamu

Mungkinkah kau kembali lagi sedangkan aku tahu kau telah terhapus oleh waktu

Ada sesuatu yang terenggut dari ingatanku

Sesuatu yang kutahu begitu berharga hilang bersamamu

Bila kenangan itu kudapatkan lagi

Mungkinkah kau kembali

Bangkit dari dimensi kematianmu

Aku disini

Dan lihatlah padaku

Selalu menunggu untuk menyambutmu dipersinggahan waktu

Mungkin saja takdir menyesali yang telah terjadi

Kemudian berbalik dan mengembalikanmu padaku

Aku disini

Dan pandanglah padaku

Aku sendirian diantara deru mimpi

Mungkin nanti takdir akan membawamu kembali ke sisiku

Mungkin nanti Tuhan akan meminjamkan dirimu padaku sekali lagi

Hanya untuk melihatmu

Aku rela terpaku diantara sunyi yang kubenci

Demi melihat senyum itu sekali lagi

Aku rela terus memandang pada langit yang tersenyum sinis padaku

Noktah-noktah hamparan keputusasaan yang ada

Sanantiasa bergelut melawanku

Tak tahukah engkau kalau aku ada disini

Aku sedang menunggumu

Maka tengoklah aku

Bila ingatanku yang paling berharga kembali

Maukah kau keluar dari ruang gelap itu

Melepaskan seluruh bebanku

Bila aku tetap menunggu disini

Maukah kau berpaling padaku

Aku disini

Dan dengarkan tangisanku

Nyanyian surga pun tak sanggup tutupi kesedihan ini

Tak melihatkah dirimu

Aku disini

Harus berapa kalikah kukatakan kalau aku disini

Harus berapa lamakah menunggu agar kau mau kembali

Aku disni

Akan kutunggu kau sampai batas waktu berakhir

Jika aku terus menjaga perasaanku

Mungkinkah kau tetap berada disisiku

Jika aku tak menghentikan cintaku

Mungkinkah kau tahu aku ada disini

Jika aku gali mimpi buruk itu

Mungkinkah kau tak meninggalkan aku

Biarkan aku menuggu ketidakpastian ini

Biarkan aku melawan keputusasaan

Agar kau kembali

Walaupun harus berkawan dengan kesedihan

Walaupun harus terkurung diantara dimensi waktu

Walaupun harus berakhir pada kehancuran

Bagiku tak masalah

Bila itu bisa membawamu padaku lagi

Bila itu bisa mengembalikanmu

Tak ada yang kusesalkan

Bila tangisan tak akan terdengar lagi

Mungkin kau telah kembali

Bila senyum merekah di sudut hatiku

Mungkin kau ada disisiku lagi

Bila kesunyian tiba-tiba menghilang

Mungkin kau telah mengulurkan tanganmu padaku

Bila dimensi kematian telah membuka pintunya

Mungkin takdir akan membawamu untukku

Bila itu terjadi

Maka aku tak mau ditinggalkan lagi

Tapi

Bila kesunyian masih mengurung harapanku

Maka apa yang bisa membawamu kembali

Bila tangisan masih terdengar

Maka siapa yang bisa perlihatkan kebahagiaan padaku

Bila tawa belum juga merekah

Maka kapan kau ada disisiku lagi

Bila dimensi kematian belum juga mau membukakan pintunya

Maka berapa lama lagi harus menunggu

Bila diam masih saja mengukir pahit kehidupan

Maka siapakah yang bisa menghapuskannya

Bila bila mereka masih saja berkata kau takkan kembali

Maka siapa yang akan mengembalikanmu

Bila masa lalu belum mau berdamai denganku

Maka kapan aku bisa melihatmu lagi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan anda memberikan komentar pada setiap tulisan saya. SEtiap kata yang anda berikat akan sangat bermanfaat bagi saya, dan akan sangat menyenangkan untuk mengetahui pikiran anda mengenai tulisan - tulisan saya.